Senin, 13 Desember 2010

Rumah " Tusuk Sate ".

Saat pemilik rumah atau broker property menawarkan lahan/ rumah yang terletak di posisi tusuk sate, pasti yang langsung terlintas dipikiran kita adalah efek negatif mengenai rumah tersebut.

Sekalipun rumah “tusuk sate” dianggap membawa sial bagi penghuninya, tidak berarti tidak bisa ditempati. Ada cara menyiasatinya.


.Istilah “tusuk sate” dalam Feng Shui digunakan untuk menyebutkan posisi bangunan yang terletak di lokasi jalan yang berbentuk “T”. Jadi bangunan tersebut tepat berhadapan dengan jalan.
Tusuk sate dalam penjabaran Feng Shui sering diibaratkan dengan anak panah yang menancap di relung hati. Karenanya, formasi ini dianggap masyarakat luas mempunyai nilai bangunan yang sangat buruk, baik dipandang dari aspek ilmu Feng Shui maupun sisi spiritual.

Dilihat dari logika ilmu Feng Shui, dampak buruk yang sering dialami oleh penghuni bangunan dengan posisi tusuk sate antara lain:

  1. Penghuni rumah merasa tidak aman karena posisi bangunan tersebut sering tertabrak mobil yang nyelonong masuk. Sebab itu orang sering membuat pagar tembok yang kuat untuk mengatasinya.
  2. Penghuni rumah tidak nyaman karena banyak mendapat gangguan bayang-bayang sinar lampu mobil yang akan berbelok pada malam hari. Dengan demikian, terkesan rumah tersebut banyak hantunya. Karena ini juga, banyak rumah tusuk sate yang memasang kaca cermin untuk dijadikan reflektor.
  3. Penghuni rumah mudah sakit karena angin yang masuk ke rumah terlalu kencang dan sering disertai debu yang mengandung berbagai virus penyakit.
Kalau badan mudah sakit maka uang juga terkuras untuk pengobatan dan akhirnya rejeki ludes. Sebetulnya sangat masuk akal, bukan?

Sedangkan dari sisi mistis, orang sering mengaitkannya dengan cerita hantu yang seram. Banyak yang mengatakan, tinggal di rumah tusuk sate menakutkan, rejeki hidup menjadi seret, bisa mengalami gangguan kejiwaan yang berat, dan akhirnya mudah menderita sakit.

Yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana cara menyiasati rumah yang terlanjur kita miliki dan kebetulan terletak di posisi tusuk sate? Cara pembenahannya sangat variatif, karena harus mencermati organisasi keseluruhan obyek, termasuk kedudukan dan arah hadap bangunan serta unsur kelahiran penghuni.
Menganalisa unsur penghuni sangat penting, untuk menghitung kuat tidaknya seseorang tinggal di rumah dengan formasi tusuk sate. Kalau si penghuni ternyata tidak cocok dengan kedudukan rumah tersebut, disarankan pindah rumah saja. Sebab pembetulan Feng Shui tidak bisa terlalu efektif jika dasarnya memang sudah tidak mendukung.

Pembenahan yang umum dilakukan antara lain:
  • Mengubah arah hadap pintu ke arah samping. Dengan demikian volume angin dan debu yang masuk ke rumah akan berkurang.
  • Membuat kolam dengan air mancur di bagian depan rumah. Kolam ini dimanfaatkan sebagai filter udara dan debu.
  • Menambah pohon di depan pagar rumah untuk filter udara dan sebagai penghalang atau pengaman kalau-kalau ada mobil yang nyelonong masuk.
  • Pintu dan jendela di bagian depan sebaiknya dilapisi sunscreen/kaca film yang berwarna perak, sehingga berfungsi sebagai reflektor. Atau bisa juga dengan memasang kaca cermin di bagian depan rumah.Menggunakan cermin atau kaca pada bagian depan rumah agar pada malam hari, kendaraan yang melewati rumah dapat mengurangi cahaya lampu kendaraan mereka dan membawa kendaraannya lebih pelan karena tahu ada rumah di ujung jalan tersebut dari pantulan cahaya lampu mobil.
Masih banyak cara lain untuk menyiasati posisi tusuk sate, seperti menggunakan benda tertentu,

contohnya:
  • Memasang kaca cekung atau cembung dengan bingkai berbentuk ba-gua (delapan trigram).
  • Memasang batu bertuliskan Thay San Sek Gan Dang, yang artinya “gunung Thay San pun berani kami gadaikan”.
  • Memasang fung ling/kelinting angin atau seruling.
  • Menanam kepala kerbau (konsep ini kurang diminati, sebab nuansanya sudah sangat mistis dan salah-salah unsur tanahnya justru menjadi angker).
Untuk mencari siasat yang lebih baik dalam menangani rumah tusuk sate, sangat disarankan agar Anda mencari pakar Feng Shui. Ini karena variasi pembenahannya sangat kompleks, sehingga pembetulan yang dimaksud dapat berjalan dengan efektif.

Bangunan di posisi tusuk sate memang sebaiknya tidak digunakan untuk tempat tinggal, sebab mempunyai dampak negatif yang kurang menguntungkan. Ini bukan berarti semua bangunan di posisi tusuk sate jelek. Bahkan mayoritas bangunan tusuk sate sangat cocok dimanfaatkan untuk rumah makan, rumah ibadah, kantor pemerintahan, dan pasar.

Namun sebenarnya rumah dengan posisi tusuk sate tidaklah selalu buruk, karena rumah dengan posisi tusuk sate dapat dimanfaatkan sebagai tempat usaha. Sebab dengan rumah dengan posisi tersebut apa yang Anda jual dapat terlihat dari segala arah.

Percayakan Design Rumah Anda Dalam Keadaan Apapun Kepada Kami.

WINDESIGN general contractor n consultan arsitektur Klik http://www.facebook.com/pages/surabaya-indonesia/windesign/146265395390711 and http://windesign83.blogspot.com/


TERPERCAYA SEJAK 1995 DAN BERGARANSI.



0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com Last edit By : Cobash